Senin, 06 April 2009

Ingin Cepat Hamil

Selain memperhitungkan kapan waktu subur, Anda juga harus memperhatikan posisi pada saat berhubungan seks dengan pasangan. Karena untuk meningkatkan kemungkinan hamil, pada saat ejakulasi penis harus berada di dalam vagina.

Hindari posisi "woman on top" (Anda berada di atas), melakukan hubungan seks dengan duduk dan berdiri, karena posisi ini akan menyebabkan sebagian besar sperma keluar, dan hanya sedikit yang masuk. Berbeda dengan jika Anda melakukan hubungan seks dengan pasangan yang berada di atas. Letakkan sebuah bantal kecil pada bagian pinggul. Keadaan ini akan membuat pinggul Anda dapat menampung sperma selama 15 menit atau bahkan lebih. Dengan demikian, sperma juga dapat dengan mudah menuju sel telur. Namun jangan gunakan bantal yang terlalu besar karena akan menyebabkan sperma justru berkumpul di belakang rahim. Hal tersebut sudah tentu akan mempersulit jalan sperma menuju indung telur.

Kehamilan tidak dapat ditentukan dari banyaknya hubungan seksual yang Anda lakukan bersama pasangan. Beberapa wanita dapat hamil dengan berhubungan seksual walau hanya sekali. Sedangkan yang lainnya memerlukan waktu yang lebih lama.

Kehamilan juga ditentukan berdasarkan jumlah dan kualitas sperma yang dimiliki pasangan. Karena jumlah dan kualitas sperma pasangan sangat mempengaruhi tingkat seberapa sering Anda perlu berhubungan seks. Dan disarankan untuk melakukan hubungan seks setiap hari, mulai dari dua hari sebelum masa subur, hingga tiga hari setelahnya.

Semoga berhasil!

SENAM NIFAS

Senam nifas memang jarang dilakukan oleh ibu-ibu yang telah melakukan persalinan. Setidaknya ada tiga alasan mengapa orang tidak melakukannya. Pertama, karena memang tidak tahu bagaimana senam nifas. Kedua karena saking bahagianya dan yang dipikirkan hanya si kecil. Ketiga, berpikir boro-boro untuk senam, untuk bangun saja sakit.

Sebenarnya senam nifas itu mudah dilakukan. Ibu pasca melahirkan tidak harus melakukan gerakan macam-macam. Paling hanya duduk dan bersila. Bahkan, bila masih merasa sakit, sambil tiduran pun senam nifas bisa dilakukan. Mudah bukan, sebab tanpa bangun pun bisa dilakukan.

Tapi sebelum melakukan senam nifas, perhatikan dulu proses persalinan Anda. Jika proses persalinan normal, di hari pertama pun bisa melakukan senam nifas. Tentu jika Anda sudah merasa kuat melakukannya. Jika belum, Anda bisa menunda 2-3 hari kemudian. Setelah merasa cukup kuat, Anda bisa mulai melakukannya.

Kondisi tersebut berbeda dengan orang yang proses persalinannya melalui proses operasi. Jika Anda melakukan proses persalinan degan operasi, maka tidak bisa langsung melakukan senam nifas seperti halnya proses persalinan normal. Anda harus menunggu sampai cukup kuat dan tidak lagi sakit ketika bergerak. Tanyakan pada dokter kapan mulai bisa melakukan senam nifas.

Gerakan-gerakan senam nifas ini sangat sederhana dan mudah, jauh lebih gampang dari senam hamil. Pertama lakukan latihan pernafasan. Caranya adalah dengan menarik nafas dalam-dalam, tahan sebentar dan kemudian tiupkan kembali perlahan-lahan. Jika Anda sudah pernah melakukan yoga, gerakan pertama ini pasti sangat mudah dilakukan. Jika memungkinkan lakukan dengan bersila. Tapi jika masih terasa sakit Anda bisa melakukannya dengan tiduran. Gerakan pertama ini bermanfaat untuk memulihkan bagian tengah perut yang sempat teregang ketika hamil.

Gerakan kedua adalah dengan posisi terlentang. Setelah itu tekuk lutut ke dalam dan kemudian putara-putar pergelangan kaki. Gerakan ketika posisinya masih sama dengan gerakan kedua. Kaki ditekuk, kemudian satunya diluruskan sedikit—jangan terlalu lurus, karena bisa terasa sakit—kemudian ditekuk lagi. Lakukan gerakan kaki kiri dan kanan bergantian berulang-ulang. Lakukan gerakan semampu Anda dan jangan dipaksa.

Tiga gerakan di atas adalah gerakan dasar yang sederhana dari senam nifas. Meskipun terlihat sederhana dan sepele, jika dilakukan dengan rutin akan menolong proses pemulihan dengan lebih cepat. Gerakan-gerakan tersebut akan membuat tubuh Anda terasa lebih segar.

Tes Kesehatan Yang Penting DIlakukan Sebelum Menikah

Oleh: Raihana Alkaff *

Menikah merupakan tahapan yang penting bagi setiap pasangan yang sudah menemukan belahan jiwa. Setelah cukup lama saling mengenal satu sama lain, berbagi cerita dan berusaha menyatukan ide-ide. Hubungan akhirnya mencapai titik tertinggi. Tentulah persiapan yang matang untuk menjadikannya sebagai saat-saat yang paling indah adalah layak untuk dilakukan. Waktu, tenaga dan dana yang besar diberikan untuk melakukan persiapan pernikahan. Kesibukan menjelang pernikahan tidak hanya dirasakan oleh pasangan yang akan menikah namun pihak keluarga juga dibuat pusing olehnya.

Namun seringkali ada yang luput dari list persiapan pra nikah. Selain persiapan pesta pernikahan, sudah sewajarnya pasangan mempersiapkan diri untuk menghadapi bahtera rumah tangga yang akan dijalaninya. Pernikahan tidak semudah apa yang diceritakan oleh cerita-cerita dongeng putri ketika masih kecil. Putri yang cantik dan baik hati yang bertemu dengan pangeran yang tampan akhirnya menikah dan bahagia selama hidupnya (“happily ever after”).

Jika dalam istilah menikah itu harus dipersiapkan lahir batin, yang juga harus diperhatikan dan dimasukkan ke dalam list pra-nikah adalah persiapan kesehatan pasangan. Tidak hanya sehat secara fisik yang harus diperhatikan namun juga sehat menurut definisi yang luas. Berdasarkan definisi sehat menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) adalah keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial secara utuh dan tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. Jadi kesehatan pasangan pra nikah penting sekali untuk mendukung tercapainya pernikahan yang langgeng sampai hari tua. Pernikahan yang bisa saling mengisi dan beradaptasi, bisa mengatasi masalah yang dihadapinya dengan bijaksana dan dewasa.

Idealnya tes kesehatan pra nikah dilakukan enam bulan sebelum dilakukan pernikahan. Tes kesehatan pra nikah dapat dilakukan kapanpun selama pernikahan belum berlangsung. Jika pada saat pengecekan ternyata ditemui ada masalah maka pengobatan dapat dilakukan setelah menikah. Berikut ini adalah hal-hal penting terkait tes kesehatan bagi pasangan yang akan menikah:

1. Infeksi Saluran Reproduksi/Infeksi Menular Seksual (ISR/IMS)

Tes kesehatan untuk menghindari adanya penularan penyakit yang ditularkan lewat hubungan seksual, seperti sifilis, gonorrhea, Human Immunodeficiency Virus (HIV), dan penyakit hepatitis. Perempuan sebenarnya lebih rentan terkena penyakit kelamin daripada pria. Karena alat kelamin perempuan berbentuk V yang seakan "menampung" virus. Sedangkan alat kelamin pria tidak bersifat "menampung" dan bisa langsung dibersihkan. Jika salah satu pasangan menderita ISR/IMS, sebelum menikah harus diobati dulu sampai sembuh. Selain itu, jika misalnya seorang pria mengidap hepatitis B dan akan menikah, calon istrinya harus dibuat memiliki kekebalan terhadap penyakit hepatitis B tersebut. Caranya, dengan imunisasi hepatitis B. Jika sang pasangan belum sembuh dari penyakit kelamin dan akan tetap menikah, meskipun tidak menjamin 100 persen namun penggunaan kondom sangat dianjurkan.

2. Rhesus yang bersilangan

Kebanyakan bangsa Asia memiliki Rhesus positif, sedangkan bangsa Eropa rata-rata negatif. Terkadang, pasangan suami-isteri tidak tahu Rhesus darah pasangan masing-masing. Padahal, jika Rhesusnya bersilangan, bisa mempengaruhi kualitas keturunan. Jika seorang perempuan (Reshus negatif) menikah dengan laki-laki (Rhesus positif), bayi pertamanya memiliki kemungkinan untuk ber-Rhesus negatif atau positif. Jika bayi mempunyai Rhesus negatif, tidak ada masalah. Tetapi, jika ia ber-Rhesus positif, masalah mungkin timbul pada kehamilan berikutnya. Bila ternyata kehamilan yang kedua merupakan janin yang ber-Rhesus positif, kehamilan ini berbahaya. Karena antibodi antirhesus dari ibu dapat memasuki sel darah merah janin. Sebaliknya, tidak masalah jika si perempuan ber-Rhesus positif dan si pria negatif.

3. Penyakit keturunan

Tes kesehatan pra nikah bisa mendeteksi kemungkinan penyakit yang bisa diturunkan secara genetik kepada anak, semisal albino. Misalnya suami membawa sifat albino tetapi istrinya tidak, maka anak yang lahir tidak jadi albino. Sebaliknya, jika istrinya juga membawa sifat albino, maka anaknya pasti albino.Jika bertemu dengan pasangan yang sama-sama membawa sifat ini, pernikahan tidak harus dihentikan. Hanya saja perlu disepakati ingin punya anak atau tidak. Kalau masih ingin punya anak, ya risikonya nanti si anak jadi albino. Atau memilih tidak punya anak. Pernikahan tidak harus tertunda dengan halangan seperti ini. Yang penting adalah solusi atau pencegahannya.

4. Cek Kesuburan (Fertilitas)

Jika pasangan ingin segera punya anak, perlu menjalani konseling pra nikah. Dalam hal ini dilakukan pemeriksaan dengan tujuan agar kehamilan bisa dipersiapkan dan dijalankan dengan baik. Dibutuhkan riwayat kesehatan dan kondisi sosialnya. Antara lain status ekonomi (bekerja atau tidak bekerja) dan suasana di lingkungan keluarga. Termasuk perilaku-perilaku yang tidak mendukung kehamilan, semisal merokok, minuman beralkohol, dan memakai obat-obatan psikotoprika.Selain itu, perlu juga dievaluasi risiko yang bersifat individual yang mungkin timbul terhadap kehamilan. Antara lain usia (masih reproduktif atau tidak), kondisi nutrisi, aktivitas fisik, level pendidikan, level stres, dan bagaimana hubungan dengan pasangan.


Pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui organ reproduksi juga diperlukan. Antara lain, pap smear (jika seorang perempuan aktif secara seksual), rahim, dan status kekebalan terhadap penyakit (rubella, toksoplasma). Ada juga pemeriksaan sel telur jik sebelumnya pasangan yang bersangkutan dianggap infertil (sulit punya anak). Penyebab ketidaksuburan 45 persen disebabkan oleh pria dan 55 persen oleh wanita. Pemeriksaan dengan USG (Ultra Sonografi) bisa melihat apakah seorang perempuan menderita kista, mioma, tumor, atau keputihan. Jika ada kelainan atau infeksi harus dibersihkan dulu karena bisa menganggu proses kehamilan.

Sepuluh Penyebab Perdarahan Berat Saat Haid

Sepuluh Penyebab Perdarahan Berat Saat Haid

Sebagian perempuan mungkin pernah mengalami dan merasakan perdarahan yang berat saat haid. Terkadang kita sering berpikir apakah perdarahan tersebut termasuk normal atau tidak (perdarahan berat saat haid/ menorrhagia).

Lalu bagaimana cara kita tahu perdarahan yang kita alami termasuk tidak normal? Cara termudah adalah dengan mencatat seberapa sering kita mengganti pembalut atau tampon. Seseorang didiagnosa menderita menorrhagia (perdarahan berat saat haid), jika selama haid, harus sering mangganti pembalut lebih dari 1-2 jam sekali, atau jika selama seminggu penuh kita mengalami perdarahan yang banyak.

Sepuluh penyebab teratas perdarahan berat saat haid (menorrhagia):

  1. Ketidakseimbangan hormon saat remaja atau menjelang masa menopause merupakan penyebab yang terbanyak . Pada saat remaja setelah datangnya haid untuk pertama kalinya, dan beberapa tahun sebelum datangnya menopause, kadar hormon mengalami proses fluktuasi yang bisa berakibat perdarahan berat. Oleh karena itu, seringkali untuk menangani menorrhagia akibat ketidakseimbangan hormon melalui pemberian pil KB atau hormon lain.
  2. Tumor fibroid pada rahim. Perlu diketahui bahwa tumor fibroid bersifat tumor jinak dan biasanya terjadi di usia 30an atau 40an tahunan. Hingga kini penyebabnya belum jelas. Beberapa operasi tersedia untuk mengatasi tumor fibroid mulai dari myomectomy, endometrial ablation, uterine artery embalization, dan terapi balon rahim seperti juga hysterectomy. Pengobatan non-operasi menggunakan agonists gonadotropin releasing hormone (GnRH), kontrasepsi oral, hormon androgen, RU486 atau mifepristone salah satu jenis pil aborsi, dan gestrinon. Agonist GnRH adalah obat yang bekerja melawan GnRH pada otak. Sedangkan beberapa perempuan mengaku pengobatan alami lebih efektif. Jika masa menopause muncul, tumor biasanya ukurannya mengecil dan menghilang meski dengan tanpa pengobatan.
  3. Polip serviks. Polip berukuran kecil, tumbuh di permukaan mukosa serviks, atau pada saluran endoserviks dan menonjol pada mulut serviks. Penyebabnya belum jelas, namun seringkali akibat infeksi dan dikaitkan dengan respon abnormal terhadap meningkatnya kadar estrogen atau terhalangnya pembuluh darah kecil pada serviks. Sebagian besar perempuan yang menderita polip serviks adalah yang berusia 20 tahun dan telah memiliki anak. Biasanya diobati dengan pengobatan rawat jalan.
  4. Polip endometrium. Dia bukan kanker, tumbuh dan menonjol dipermukaan rahim. Penyebab belum jelas, walaupun demikian keberadaannya sering dihubungkan dengan kelebihan kadar estrogen atau beberapa tipe tumor ovarium. Pengobatan dilakukan dengan hysteroscopy dan D&C. Dengan pemeriksaan laboratorium patologi maka akan diketahui status polip, apakah mengarah ke kanker atau tidak.
  5. Penyakit Lupus. Lupus adalah peradangan kronis pada beberapa bagian tubuh, khususnya kulit, tulang sendi, darah dan ginjal dan termasuk penyakit autoimun. Para penderita Lupus diyakini mempunyai kecenderungan genetik Lupus. ilmuwan meyakini bahwa faktor lingkungan, infeksi, antibiotik (Sulfa dan Penicillin), sinar UV, stres yang berat, hormon dan obat-obatan memicu munculnya gejala Lupus. Gejala-gejala antar pasien satu dan yang lain bervariasi, pengobatan dilakukan melalui mengindari stres berat hingga pengobatan non-steroid anti peradangan atau NSAIDS, asetaminofen, steroids, antimalarial sytoksik atau obat immunosuppressif, dan antikoagulan.
  6. Penyakit Radang Panggul (PRP) adalah infeksi satu atau lebih organ yang berakibat pada rahim, tuba falopi, dan serviks. PRP sering disebabkan oleh infeksi menular seksual. Pengobatan PRP yang dianjurkan yaitu dengan terapi antibiotic.
  7. Kanker serviks. Muncul ketika sel-sel pada serviks berkembang abnormal dan jumlahnya tidak terkendali dan menghancurkan bagian-bagian tubuh yang sehat. Hampir lebih dari 90% kanker serviks disebabkan oleh Human papillomavirus (HPV). Pengobatan dapat dilakukan dengan operasi, kemoterapi dan terapi dengan radiasi.
  8. Kanker endometrium. Perempuan yang divonis kanker endometrium, umumnya berusia lebih dari 50 tahun, pernah mengalami hyperplasia pada endometrium, atau sering menggunakan terapi penggantian hormon (hormone replacement therapy). Pengobatan pertama dilakukan melalui pengangkatan rahim (hysterectomy), jika memungkinkan dengan kemoterapi atau radiasi.
  9. Intrauterine devices (IUD). Perempuan yang menggunakan IUD berisiko mengalami perdarahan saat haid. Bila hal ini terjadi segera ganti IUD dengan metode kontrasepsi yang lain yang sesuai.
  10. Gangguan perdarahan. Jika perdarahan yang timbul sulit untuk dihentikan. Jenis paling umum penyebab gangguan perdarahan von Willebrand Disease (VWD).


Keputihan

Jangan Anggap Enteng Keputihan

Oleh dr. Putu Anindita Maharani, S.Ked.

Keputihan yang dalam istilah medis disebut flour albus atau leucorrhoea merupakan cairan yang keluar dari vagina. Penyakit keputihan sering dijumpai dan menjadi problem pada wanita. Sekitar 75% wanita pernah mengalaminya.

Keputihan normal terlihat bening, tidak berbau dan biasanya muncul beberapa saat sebelum dan sesudah menstruasi. Lendir dalam vagina sangat dipengaruhi hormon. Keputihan lebih banyak keluar ketika wanita dalam masa ovulasi menjelang menstruasi karena hormon esterogen meningkat dan hal itu menyebabkan lendir vagina meningkat jumlahnya. Di samping itu, saat kehamilan lendir vagina meningkat jumlahnya seiring dengan meningkatnya hormon esterogen.

Sementara yang tidak normal, keluarnya cairan berlebihan dari yang ringan sampai yang berat misalnya keluar cairan yang kental berbau busuk, berwarna putih seperti susu basi atau kuning kehijauan pada kasus berat biasanya disertai gatal dan panas.

Keputihan seringkali dianggap sebagai hal yang umum dan sepele bagi wanita. Di samping itu, rasa malu ketika mengalami keputihan kerap membuat wanita enggan berkonsultasi ke dokter. Padahal, keputihan tidak normal karena infeksi yang berlanjut dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

Faktor Penyebab

Keputihan disebabkan oleh beberapa faktor misalnya infeksi oleh kuman (bakteri), jamur, parasit dan virus. Keputihan juga bisa disebabkan oleh faktor hormonal (menopause) dan keganasan terutama pada leher rahim.

Jenis jamur penyebab keputihan adalah golongan Candida yang menimbulkan rasa gatal. Beberapa keadaan yang menjadikan vagina tempat subur bagi pertumbuhan ini adalah ketidak-seimbangan hormon reproduksi, wanita sedang hamil, mengalami penyakit kencing manis, dan pemakaian alat kontrasepsi.

Dari golongan bakteri disebabkan oleh Trichomonas vaginalis, Chlamydia trachomatis yang seringkali menimbulkan lendir yang mengandung darah, nanah dan berbau amis. Terkadang vagina terasa perih, nyeri dan gatal. Biasanya pengobatannya dengan antibiotik.

Virus pun bisa menyebabkan keputihan. Bila parah akan terdapat luka. Contohnya golongan Human Papiloma Virus -- virus ini jadi pertanda awal keganasan pada leher rahim. Keputihan seringkali dikaitkan dengan kadar keasaman daerah sekitar vagina. Keputihan bisa terjadi karena pH yang tidak seimbang.

Kadar keasaman disebabkan oleh dua hal yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor internal antara lain pil kontrasepsi yang mengandung esterogen, alat kontrasepsi yang mengandung bakteri, pengguna obat antibiotik dan kortikosteroid terlalu lama. Faktor eksternal antara lain kesalahan waktu membasuh vagina setelah buang air besar (seharusnya dari depan ke belakang), kehamilan, DM, hingga berganti-ganti pasangan.

Apabila tidak segera diobati secara tuntas, keputihan dapat menyebabkan kemandulan pada wanita usia subur. Bagi Anda wanita yang mengalami keputihan segeralah konsultasikan masalah Anda pada dokter ahli kesayangan Anda agar komplikasinya dapat dicegah secara dini.

Coklat dan kesehatan

Banyak orang lupa bahwa coklat asli yang berwarna gelap (dark chocolate) disarankan untuk dikonsumsi karena baik bagi jantung sehat.

Biji coklat, bahan utama coklat, merupakan sumber alamiah konsentrat tinggi "flavanol antioxidant", dan dapat memainkan peran penting dalam perawatan kesehatan sehari-hari.

Coklat berwarna gelap, khususnya, dengan campuran rasanya yang beraneka rasa, nikmat, dan lembut, secara khas memiliki persentase lebih tinggi cocoa padat --cocoa, cairan coklat dan coklat lembek-- dibandingkan dengan coklat susu.

"Lebih dari sekadar layanan istimewa, itu adalah jenis paling sehat karena kandungan cocoa yang lebih tinggi. Coklat yang berwarna gelap dengan kandungan tinggi cocoanya sungguh memiliki dampak positif bagi kesehatan," kata Christian Rast, kepala jurumasak di hotel Hilton Shanghai.

"Antioksidant menghalangi radikal bebas, yang dapat merusak dinding arteri. Selain itu, zat tersebut juga perangsang untuk memiliki suasana hati yang nyaman dan membantu mencegah serangan jantung," kata Rast.

Rast mengatakan, jika bubuk coklat berasal dari satu tanaman, rasanya secara mengejutkan sangat berbeda dibandingkan dengan yang berasal dari tanaman lain bahkan yang mendekatinya --seperti anggur minuman dari pohon anggur yang berbeda.

Tingkat "flavanol antioxidant" dalam produk coklat hampir secara tepat berhubungan dengan konsentrasi cocoa alamiah dalam berbagai produk. Secara umum, makin tinggi kandungan cocoa alamiah, makin besar tingkat "flavanol antioxidant-nya", demikian hasil satu studi yang dipaparkan Hershey Co., produsen utama coklat di Amerika Utara, sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi China, Xinhua.

"Flavanol antioxidant" muncul secara alamiah di dalam sebagian makanan yang berbahan dasar tanaman, seperti teh, buah anggur, blueberri, cranberri, dan bubuk coklat.

Bubuk coklat merupakan bahan dasar dari semua produk coklat. Yang menarik, produk itu menjadi satu sumber "flavanol" yang paling terkonsentrasi secara alamiah.

Dalam perlindungan mereka terhadap sel tubuh, ’antioksidan’ mengirim radikal bebas yang berkembang di dinding pembuluh darah dan dapat mengakibatkan kanker, penuaan dan ostheosclerosis.

Coklat yang berwarna gelap juga memiliki kandungan antioxidant yang lebih baik. Antioxidant merupakan bahan yang membantu menetralkan radikal bebas dan melindungi tubuh terhadap dampak merusak mereka, yang berarti itu dapat melindung jantung dan pembuluh darah dari kerusakan oxidative, serupa denga karat yang berkembang pada metal dari waktu ke waktu.

Layanan standard coklat yang berwarna gelap (40 gram) menyediakan lebih banyak bubuk antioxidant dibandingkan dengan porsi standard banyak makanan lain yang diketahui berisi antioxidant, termasuk blueberri, kenari, dan kismis.

Banyak ilmuwan masih menyelidiki bagaimana nilai antioxidant di dalam makanan berkaitan dengan kegiatan antioxidant di dalam tubuh, dan penelitian lebih jauh perlu dilakukan guna memahami lebih dalam bagaimana tubuh menyerap dan memanfaatkan antioxidant ini.

Konsumen, ketika memilih coklat yang berwarna gelap di toko, mula-mula dapat menilai dari penampilannya.

Coklat yang berkualitas tinggi biasanya memilki permukaan yang lembut dan berkilat.

Kedua, rasa adalah kuncinya. Coklat yang berwarna gelap asli menimbulkan rasa yang luar biasa saat coklat itu meleleh di dalam mulut. Mengunyah coklat yang berkualitas rendah seperti mengunyah permen karet.

Seperti apa pun juga, terlalu banyak tidak baik, meskipun sedikit coklat yang berwarna gelap baik, lebih banyak bukan berarti lebih baik.

Coklat berisi kalori dan mesti dinikmati sekedarnya saja. Ingat lah bahwa makanan yang seimbang --dan banyak olah raga-- tetap menjadi kunci bagi kesehatan yang baik.










Apakah Anda Migrain

* Apakah sakit kepala anda berlangsung selama 4-72 jam ?
* Apakah sakit kepala anda terasa hanya disatu sisi dan berdenyut ?
* Apakah anda merasa mual atau muntah bersamaan dengan sakit kepala ?
* Apakah sinar atau suara mengganggu anda ketika sakit kepala ?
* Apakah anda mengalami kesulitan berkonsentrasi ketika sedang sakit kepala dan ada kalanya
terpaksa harus berhenti bekerja dan berbaring atau duduk
* Apakah diantara serangan sakit kepala, anda merasa sehat sehat saja ?

Di Indonesia sekitar 20-25 juta orang pernah terserang migrain.
Migrain lebih sering dijumpai pada wanita dari pada pria dengan perbandingan tiga banding satu.
Perubahan hormon pada wanita menjadi alasan terjadinya perbedaan berdasarkan fakta bahwa diusia pubertas jumlah wanita dan pria yang terserang migrain adalah sama dengan hasil survei 8% pada pria dan 25% pada wanita

Lima Fase Migrain
1. Peringatan Awal (Prodromal)
2. Aura
3. Sakit kepala
4. Mereda
5. Pemulihan.

Migrain lebih dari sekedar sakit kepala, dan sakit kepala tidak selalu menjadi gejala utama migrain.
Migrai lebih banyak menyerang wanita daripada pria mungkin dengan adanya perbedaan hormon diantara keduanya.
Sebagian besar orang menderita serangan migrain tanpa aura beberapa lagi dengan aura, dan lainnya kedua-duanya.
Migraindisebabkan oleh adanya perubahan kimiawi dalam otak terutama serotonin.

Faktor Pemicu Serangan Migrain
Perut kosong
Makanan tertentu
Dari lingkungan ( cahaya terang, keletihan pergantian cuaca , Bau yang menyengat, perjalanan jauh)
Hormonal pada wanita ( Haid, pil kb, kehamilan, klimakterium/menjelang menopous, terapi sulih hormon)
Penyakit yang sedang diderita ( Flu, Infeksi, Virus)
Gangguan tidur (terlalu banyak tidur, kurang tidur)
Pemicu emosional(pertengkaran)
Sakit leher dan wajah.

Tidak semua yang diuraikan diatas berlaku untuk semua penderita migrain dan biasanya terdapat lebih dari satu faktor untu terjadinya serangan.

Mengatasi migrain dan mencegah dapat dilakukan dengan atau tanpa obat

Banyak cara untuk mengatasi migrain yang dapat dilakukan sendiri tanpa bantuan dokter

Obat untuk mengobati gejala migrain disebut obat simtomatis dan dapat berupa penghilang rasa sakit serta obat penghilang mual mual.

Penderita migrain harus mengenali Faktor faktor pemicu dan jika mampu dapat lakukan perubahan misalnya jangan terlambat makan

Anda Juga perlu membuat catatan harian tentang serangan migrain yag dialami.

Banyak penderita migrain mencoba pengobatan alternatif untuk meredakan gejala migrain, terapi yang populer antara lain:
Akupunktur, homoeopathy, yoga, pijat dan aromaterapi bisa juga dengan jamu jamuan herbal.